Bupati Purwakarta Om Zein Resmi Melepas Mahasiswa STIE Wikara, Siap Terjun Tingkatkan Ketahanan Ekonomi Desa

Karyapena— Sebanyak 398 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Wikara Purwakarta resmi diterjunkan ke tengah-tengah masyarakat untuk melaksanakan Kuliah Pemberdayaan dan Pengabdian Masyarakat (KPPM) tahun 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Masyarakat Desa” ini dilepas secara langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, di Pendopo Pemkab Purwakarta, Senin (1/7/2025).

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Om Zein itu mengapresiasi komitmen STIE Wikara dalam mendorong peran nyata mahasiswa untuk pembangunan desa. Ia menegaskan, keterlibatan generasi muda dalam pengabdian masyarakat adalah bagian penting dari upaya bersama mewujudkan Purwakarta Istimewa.

“Terjun ke desa untuk Purwakarta Istimewa, inilah wujud nyata kontribusi mahasiswa dalam pembangunan daerah,” ujar Om Zein di hadapan ratusan mahasiswa yang akan menjalani KPPM selama 40 hari ke depan.

Sebar di 10 Desa Bojong dan Darangdan

Baca Juga:  Menegaskan Eksistensi Korp Alumni KNPI Purwakarta dalam Partisipasi Pembangunan Daerah

Para mahasiswa akan menjalani KPPM mulai 1 Juli hingga 10 Agustus 2025, tersebar di 10 desa yang berada di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Bojong dan Darangdan.

Tujuh desa di Kecamatan Darangdan yang menjadi lokasi KPPM adalah Desa Neglasari, Sirnamanah, Nangewer, Gununghejo, Nagrak, Depok, dan Legoksari. Sementara di Kecamatan Bojong, mahasiswa akan mengabdi di Desa Cikeris, Bojong Timur, dan Cipendeuy.

Ketua STIE Wikara, Drs. H. Duki Adam, MM, menyampaikan bahwa KPPM bukan sekadar agenda rutin akademik, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter, kepedulian sosial, serta penerapan ilmu pengetahuan untuk kepentingan masyarakat.

“Pemberdayaan dan pengabdian masyarakat adalah dua konsep yang saling terkait dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelas H. Duki Adam.

Menurutnya, pemberdayaan masyarakat berfokus pada meningkatkan kemampuan individu atau kelompok agar lebih mandiri dan mampu mengatasi permasalahan di lingkungan mereka. Sedangkan pengabdian masyarakat adalah implementasi nyata ilmu pengetahuan untuk memberi solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Baca Juga:  Utang DBHP Sebesar Rp.19,7 Miliar Milik Pemkab Purwakarta Dipastikan Om Zein Akan Dibayar Bulan Ini

“Melalui KPPM ini, mahasiswa kami didorong untuk tidak hanya belajar teori, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat, menjadi bagian dari upaya pemberdayaan dan menciptakan perubahan positif yang berkelanjutan,” tambahnya.

Dengan tema besar ketahanan ekonomi desa, para mahasiswa STIE Wikara diharapkan mampu membantu masyarakat dalam berbagai aspek, mulai dari edukasi kewirausahaan, pelatihan peningkatan produktivitas usaha mikro, penyuluhan kesehatan, pertanian, peternakan, hingga program pembangunan desa berbasis partisipasi warga.

“Mahasiswa kami dibekali pengetahuan dan keterampilan agar mampu berkontribusi dalam meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat desa,” ujar Duki Adam.

Selain menjadi ajang penerapan ilmu, kegiatan ini juga diharapkan mempererat hubungan kampus dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen desa dalam membangun Purwakarta yang lebih baik.

Baca Juga:  Sebanyak 741 Calon Jemaah Haji Purwakarta Ikuti Bimbingan Manasik Haji Di Masjid Agung

Kegiatan pelepasan KPPM 2025 ini berlangsung khidmat dan penuh semangat. Para mahasiswa tampak antusias menyambut tantangan selama 40 hari ke depan, mengabdi dan belajar bersama masyarakat di desa-desa pelosok Purwakarta. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *