Untuk Cegah Stunting Mahasiswa IPB University Galakkan Gerakan GENTING Di Kelurahan Nagri Tengah

Karya Pena.co – Upaya pencegahan stunting di Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta mendapat suntikan semangat baru dari kehadiran mahasiswa IPB University yang tengah menjalankan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Inovasi. Melalui salah satu programnya yang bertajuk GENTING atau Gerakan Nagri Tengah Ingat Stunting, para mahasiswa turun langsung ke tengah masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kepedulian warga terhadap masalah stunting pada balita.

Program GENTING dilaksanakan dengan dua agenda utama. Pertama adalah sosialisasi edukasi stunting yang digelar selama hampir tiga pekan, mulai 2 Juli hingga 21 Juli 2025, di 12 titik posyandu yang tersebar di Kelurahan Nagri Tengah. Sosialisasi ini memanfaatkan poster edukasi yang dipaparkan langsung kepada masyarakat yang hadir di kegiatan posyandu.

Baca Juga:  Lapangan Tembak Pistol Yon Armed 9/Pasopati Di Resmikan Bupati Purwakarta

Materi sosialisasi mencakup pengertian stunting, faktor penyebab, dampak jangka panjang, serta cara pengasuhan balita yang tepat agar terhindar dari risiko stunting. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antara warga dan tim mahasiswa IPB University, agar peserta dapat berkonsultasi langsung terkait praktik pengasuhan anak di rumah.

“adanya kegiatan GENTING, saya bisa tau kalo bayi harus dicek terus ke posyandu supaya ga stunting. Dari penjelasan kakak-kakak IPB saya jadi lebih ngerti kebiasaan sepele bisa ngaruh ke bayi pas gedenya,” ujar salah satu masyarakat Posyandu di Kelurahan Nagri Tengah.

Baca Juga:  Pelajar Yang Masih Keluyuran Di Atas Jam 9 Malam Akan Dirazia

Pemberian Makanan Tambahan untuk Balita Stunting

Selain edukasi, mahasiswa juga melaksanakan aksi nyata dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sumber protein kepada 16 balita stunting yang ada di wilayah tersebut. Kegiatan PMT ini dilaksanakan pada 24 Juli 2025, sebagai wujud dukungan gizi tambahan yang diharapkan dapat membantu perbaikan status gizi anak-anak yang terdeteksi mengalami stunting.

“Makanan tambahan yang dibagikan ini sudah cukup baik untuk membantu kebutuhan protein anak-anak yang mengalami stunting. Harapannya dengan adanya susu dan telur ini, bisa membantu orang tua merawat gizi anak supaya tumbuh sehat.,” Ibu Ketua TP PKK Kelurahan Nagri Tengah.

Baca Juga:  Respon Cepat Layanan Publik Ogan Lopian Terintegrasi

 

(**Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *